Secara umum, ada lima kelompok utama jenis visa Korea Selatan untuk WNI: visa kunjungan/turis (C-3), visa transit (C-3), visa pelajar (D-2/D-4), visa kerja (E-1–E-7), dan visa keluarga (F-1–F-6) — ditambah opsi visa kunjungan rombongan (group visa) untuk perjalanan grup. Memilih kategori yang tepat penting karena setiap jenis punya syarat dokumen, biaya, dan masa proses yang berbeda, dan salah pilih kategori adalah salah satu penyebab paling umum penolakan visa.

Artikel ini membahas seluruh jenis visa Korea Selatan yang relevan untuk WNI, cara memilih kategori yang sesuai, kisaran biaya terbaru, hingga status program uji coba bebas visa yang sedang berjalan tahun ini.

Ringkasan Artikel

  • WNI tetap wajib mengajukan visa untuk masuk ke daratan Korea Selatan; bebas visa hanya berlaku untuk Pulau Jeju (maksimal 30 hari).

  • Visa Korea Selatan terbagi dalam kategori C (kunjungan singkat & transit), D (studi/tinggal terbatas), E (kerja), dan F (keluarga/residensi).

  • Visa Kunjungan/Turis (C-3-9) adalah jenis yang paling banyak diajukan WNI, tersedia dalam pilihan single, double, atau multiple entry.

  • Sejak akhir Mei 2026 berlaku program uji coba bebas visa untuk wisatawan rombongan (minimal 3 orang, maksimal 15 hari, lewat agen resmi, tetap wajib K-ETA) — namun ini belum berlaku untuk solo traveler.

  • Biaya visa reguler berkisar Rp850 ribuan (single entry) hingga Rp1,7 jutaan (multiple entry), dengan proses sekitar 5–15 hari kerja.

  • Sebelum mengajukan, sebaiknya cek dulu kekuatan profil dokumen dan finansial Anda lewat Uji Kelayakan Visa dari WePose agar tahu potensi peluang approval sejak awal.

Daftar Isi

  1. Apakah WNI Wajib Punya Visa ke Korea Selatan?

  2. Sistem Kategori Visa Korea Selatan (C, D, E, F)

  3. Jenis-Jenis Visa Korea Selatan Berdasarkan Tujuan Kunjungan

  4. Single, Double, atau Multiple Entry: Mana yang Kamu Butuhkan?

  5. Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan

  6. Proses Pengajuan Visa Korea Secara Umum

  7. Estimasi Biaya Visa Korea Selatan Terbaru

  8. Program Uji Coba Bebas Visa Grup 2026: Apa yang Perlu Diketahui

  9. Cara Memilih Jenis Visa yang Tepat

  10. Persiapan Lain Sebelum Berangkat ke Korea Selatan

  11. FAQ

1. Apakah WNI Wajib Punya Visa ke Korea Selatan?

Ya. Sebagai pemegang paspor Indonesia, Anda tetap memerlukan visa untuk masuk ke wilayah daratan Korea Selatan (Seoul, Busan, Incheon, dan kota-kota lainnya). Pengecualiannya hanya dua:

  • Pulau Jeju — WNI bisa masuk tanpa visa untuk kunjungan wisata langsung ke Jeju, maksimal 30 hari, dan tidak berlaku jika Anda ingin lanjut ke daratan utama Korea.

  • Program uji coba bebas visa rombongan — mulai berjalan sejak akhir Mei 2026, khusus wisatawan grup minimal 3 orang dengan sejumlah syarat ketat. Kami bahas lebih detail di bagian 8, atau baca ulasan lengkapnya di sini. Baca juga: Korea Selatan Uji Coba Bebas Visa untuk Traveler Indonesia.

Di luar dua pengecualian itu, baik untuk liburan solo, berdua, bisnis, studi, maupun kunjungan keluarga, pengajuan visa reguler tetap wajib dilakukan.

2. Sistem Kategori Visa Korea Selatan (C, D, E, F)

Korea Selatan mengelompokkan visanya dengan kode huruf yang menunjukkan tujuan dan lama tinggal. Memahami sistem ini membantu Anda tidak salah pilih kategori saat mengisi formulir di KVAC.

Kode

Kelompok

Untuk Siapa

C

Kunjungan singkat & transit

Turis, kunjungan keluarga/bisnis singkat, transit — umumnya di bawah 90 hari

D

Studi & tinggal terbatas

Pelajar, peserta kursus bahasa, working holiday

E

Kerja

Tenaga profesional, pengajar, investor, pekerja terampil

F

Keluarga & residensi

Pasangan/keluarga WN Korea, residensi jangka panjang

Setiap kelompok punya sub-kode lebih spesifik (misalnya C-3-9 untuk turis, D-2 untuk mahasiswa), yang menentukan dokumen pendukung apa saja yang diminta kedutaan.

3. Jenis-Jenis Visa Korea Selatan Berdasarkan Tujuan Kunjungan

3.1 Visa Kunjungan & Turis (C-3-9 / B-2)

Ini adalah jenis visa yang paling banyak diajukan WNI ke Korea Selatan. Cocok untuk liburan, kunjungan keluarga atau teman, menghadiri acara/konser, hingga kegiatan bisnis singkat seperti meeting atau pameran dagang. Visa ini tersedia dalam tiga pilihan jumlah masuk — single, double, atau multiple entry — yang kami bahas lebih lanjut di bagian 4.

Kalau Anda berencana mengajukan visa turis atau bisnis ke Korea dan ingin prosesnya didampingi dari awal sampai visa terbit, tim WePose menyediakan jasa urus visa Korea Selatan mulai dari pre-verification dokumen hingga pengisian formulir aplikasi.

3.2 Visa Transit (C-3)

Diperlukan jika Anda transit di bandara Korea Selatan dalam perjalanan menuju negara ketiga. Umumnya berlaku singkat dan hanya dibutuhkan tergantung rute penerbangan serta durasi transit yang Anda ambil — sebaiknya dikonfirmasi ke maskapai atau KVAC apakah rute Anda memenuhi syarat transit tanpa visa (transit without visa/TWOV) atau tetap butuh visa transit.

3.3 Visa Pelajar (D-2 / D-4)

  • D-2: untuk studi jangka panjang di universitas atau institusi pendidikan tinggi Korea. Membutuhkan Letter of Acceptance (LoA) resmi dari kampus.

  • D-4: untuk kursus bahasa Korea (language training) atau program non-gelar lainnya.

Kedua kategori ini biasanya juga meminta bukti dana pendidikan atau beasiswa sebagai bagian dari dokumen pendukung.

3.4 Visa Kerja (E-1 sampai E-7)

Kelompok visa kerja mencakup berbagai profesi, misalnya E-2 untuk pengajar bahasa asing, hingga E-7 untuk tenaga profesional atau investor tertentu. Syarat utamanya adalah kontrak kerja resmi dari perusahaan/institusi di Korea, dan detail dokumen bisa berbeda cukup jauh antar sub-kategori tergantung jenis pekerjaannya — ini sebaiknya dikonfirmasi langsung sesuai posisi dan sponsor kerja Anda.

3.5 Visa Keluarga (F-1 sampai F-6)

Ditujukan untuk WNI yang akan tinggal bersama pasangan atau keluarga inti berkewarganegaraan Korea, atau memiliki ikatan keluarga resmi lainnya di Korea. Dokumen kunci yang diminta biasanya akta nikah/akta kelahiran serta bukti hubungan keluarga yang sah.

3.6 Visa Kunjungan Rombongan (Group Visa)

Berbeda dari visa turis individual, group visa diajukan kolektif melalui KVAC untuk rombongan wisata dengan itinerary yang sama, umumnya dengan biaya per orang yang lebih terjangkau dibanding visa reguler. Perlu dicatat, group visa via KVAC ini berbeda dari program uji coba bebas visa rombongan yang dibahas di bagian 8 — yang satu tetap berupa visa yang harus diajukan dan dibayar, sementara yang satunya adalah skema pembebasan visa sama sekali dengan syarat lebih spesifik.

4. Single, Double, atau Multiple Entry: Mana yang Kamu Butuhkan?

Tipe

Jumlah Masuk

Paling Cocok Untuk

Single Entry

1 kali

Liburan sekali jalan, kunjungan tunggal

Double Entry

2 kali

Perjalanan dengan satu kali transit keluar-masuk, misalnya mampir ke negara lain di tengah trip

Multiple Entry

Tidak terbatas selama visa aktif

Pebisnis rutin, keluarga dengan kunjungan berkala, frequent traveler ke Korea

Multiple entry umumnya lebih sulit disetujui karena kedutaan menilai kriteria yang lebih ketat — mulai dari rekam jejak perjalanan, tujuan yang konsisten, hingga kekuatan finansial. Kalau Anda mempertimbangkan opsi ini, ada baiknya pelajari dulu syarat lengkapnya. Baca juga: Visa Korea Selatan Multiple Entry 2026.

5. Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan

Terlepas dari jenis visa yang diajukan, ada dokumen dasar yang hampir selalu diminta:

  • Paspor asli, berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan, dengan minimal dua halaman kosong.

  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (pastikan nama dan tanggal lahir konsisten dengan paspor).

  • Pas foto sesuai standar Korea (3,5 x 4,5 cm, latar putih, ekspresi netral).

  • Rekening koran 3 bulan terakhir yang menunjukkan saldo dan mutasi yang stabil.

  • Surat keterangan kerja/usaha, slip gaji, atau dokumen setara sesuai status pekerjaan.

  • Tiket pesawat pulang-pergi dan bukti pemesanan akomodasi.

  • Asuransi perjalanan yang mencakup masa tinggal di Korea.

Untuk pemohon yang paspornya sudah mendekati masa berlaku minimum, ada baiknya cek dulu jenis paspor yang Anda pegang. Baca juga: Perbedaan Paspor Biasa dan ePaspor untuk ke Korea.

Dokumen tambahan per kategori (LoA untuk pelajar, kontrak kerja untuk visa E, surat undangan resmi untuk visa bisnis, dsb.) menyesuaikan jenis visa yang dipilih di bagian 3.

6. Proses Pengajuan Visa Korea Secara Umum

Secara garis besar, alur pengajuan visa Korea Selatan melalui Korea Visa Application Center (KVAC) di Jakarta atau Surabaya mengikuti pola berikut:

  1. Tentukan jenis visa sesuai tujuan perjalanan.

  2. Siapkan dokumen dasar dan dokumen tambahan sesuai kategori.

  3. Buat akun dan isi formulir aplikasi secara online.

  4. Unggah foto digital sesuai standar teknis.

  5. Lakukan pembayaran biaya visa.

  6. Datang ke KVAC untuk pengambilan data biometrik (jika diperlukan) dan penyerahan dokumen fisik.

  7. Pantau status aplikasi secara online.

  8. Ambil paspor dan cek kembali detail visa yang diterbitkan (nama, masa berlaku, jumlah entry).

Proses reguler umumnya memakan waktu sekitar 5–15 hari kerja, tergantung jenis visa dan kelengkapan dokumen. Untuk panduan langkah demi langkah yang lebih rinci beserta lokasi dan jam operasional KVAC, baca juga: Proses Pengajuan Visa Korea di KVAC Terbaru.

Jika Anda ingin proses ini didampingi dari konsultasi awal sampai visa terbit, layanan urus visa Korea Selatan WePose mencakup pre-verification dokumen, pengisian formulir, hingga penjadwalan appointment.

7. Estimasi Biaya Visa Korea Selatan Terbaru

Melansir dari KVAC, berikut kisaran biaya visa Korea:

Jenis Visa

Estimasi Biaya

Single Entry (≤ 90 hari)

± Rp904.000

Single Entry Express (≤90 hari)

± Rp1.402.000

Single Entry (> 91 hari)

± Rp1.236.000

Double Entry

± Rp1.402.000

Double Entry Express

± Rp2.066.000

Multiple Entry

± Rp1.734.000

Multiple Entry Express

± Rp1.734.000

Catatan: angka di atas adalah estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan Kedutaan Korea Selatan/KVAC. Sebaiknya konfirmasi biaya terkini langsung ke KVAC atau agen visa resmi sebelum mengajukan. Layanan ekspres tersedia dengan biaya tambahan jika Anda butuh proses lebih cepat.

8. Program Uji Coba Bebas Visa Grup 2026: Apa yang Perlu Diketahui

Salah satu perkembangan terbaru yang cukup ramai dibicarakan adalah program uji coba (pilot program) bebas visa untuk wisatawan Indonesia yang mulai berjalan sejak 28 Mei 2026. Berdasarkan pantauan kami terhadap sumber-sumber terkini, berikut syarat utamanya:

  • Berlaku hanya untuk wisatawan rombongan minimal 3 orang — belum berlaku untuk solo traveler atau perjalanan berdua.

  • Durasi tinggal maksimal 15 hari.

  • Perjalanan harus diatur melalui agen perjalanan resmi yang ditunjuk, tidak bisa diajukan mandiri.

  • K-ETA (Korea Electronic Travel Authorization) tetap wajib didaftarkan meski masuk skema bebas visa ini.

  • Sejumlah laporan menyebut program ini masuk lewat bandara tertentu di luar Incheon untuk skema ini — sebaiknya dikonfirmasi ke agen resmi Anda karena ketentuan gerbang masuk bisa berubah.

  • Program ini bersifat uji coba dan dilaporkan berlaku hingga akhir Desember 2026, termasuk pembebasan biaya pengajuan visa bagi wisatawan grup dari sejumlah negara termasuk Indonesia.

Penting: karena ini masih program percobaan, ketentuan teknisnya berpotensi berubah sewaktu-waktu. Jika Anda bepergian solo, berdua, atau di luar skema rombongan resmi, jalur yang aman tetap mengajukan visa reguler seperti dibahas di bagian 3. Untuk latar belakang lengkap kebijakan ini sejak pertama kali diumumkan, baca juga: Korea Selatan Uji Coba Bebas Visa untuk Traveler Indonesia.

9. Cara Memilih Jenis Visa yang Tepat

Sebelum menentukan kategori visa, pertimbangkan beberapa faktor ini:

  • Tujuan kunjungan — liburan, bisnis, studi, kerja, atau keluarga menentukan kelompok visa (C/D/E/F) yang sesuai.

  • Frekuensi perjalanan — kalau Anda hanya berencana sekali jalan, single entry sudah cukup dan lebih ekonomis dibanding multiple entry.

  • Lama tinggal — beberapa kategori punya batas durasi tinggal berbeda per kunjungan (umumnya 30 atau 90 hari).

  • Kekuatan profil dokumen dan finansial — kategori seperti multiple entry atau visa kerja menuntut bukti finansial dan ikatan dengan Indonesia yang lebih kuat.

Poin terakhir ini sering jadi penyebab penolakan yang tidak disadari pemohon sejak awal. Daripada baru mengetahui kelemahan profil setelah visa ditolak, Anda bisa mengeceknya lebih dulu.

Belum yakin profil visa Anda cukup kuat? Uji Kelayakan Visa (UKV) dari WePose adalah asesmen mandiri gratis berisi 25 pertanyaan yang bisa diisi kapan saja tanpa perlu janji temu. Hasilnya berupa Visa Score (hingga 300 poin) yang mencerminkan kekuatan profil Anda dari sisi riwayat perjalanan, kapasitas finansial, keterikatan dengan Indonesia, dan kesiapan dokumen — termasuk untuk tujuan Korea Selatan. Perlu dicatat, UKV adalah alat bantu indikatif dari WePose, bukan produk resmi kedutaan, dan hasilnya tidak menjamin visa pasti disetujui — keputusan akhir tetap ada di tangan Kedutaan Korea Selatan.

10. Persiapan Lain Sebelum Berangkat ke Korea Selatan

Setelah visa di tangan, ada beberapa hal lain yang sebaiknya disiapkan supaya perjalanan lebih lancar:

FAQ

Berapa jenis visa Korea Selatan yang tersedia untuk WNI? Secara garis besar ada lima kelompok: visa kunjungan/turis (C-3), visa transit (C-3), visa pelajar (D-2/D-4), visa kerja (E-1–E-7), dan visa keluarga (F-1–F-6), ditambah opsi group visa untuk rombongan. Masing-masing punya sub-kategori lebih spesifik sesuai tujuan kunjungan.

Visa Korea apa yang paling banyak diajukan WNI? Visa Kunjungan/Turis C-3-9, karena mencakup liburan, kunjungan keluarga/teman, dan kegiatan bisnis singkat sekaligus.

Apakah WNI bisa ke Korea Selatan tanpa visa? Untuk daratan Korea, pada dasarnya belum, kecuali Anda memenuhi syarat program uji coba bebas visa rombongan (minimal 3 orang, via agen resmi, maksimal 15 hari) atau tujuan Anda hanya ke Pulau Jeju. Di luar itu, visa reguler tetap wajib.

Apa bedanya visa single, double, dan multiple entry? Single entry hanya untuk satu kali masuk, double entry untuk dua kali, sementara multiple entry memungkinkan masuk berkali-kali selama masa berlaku visa masih aktif — dengan syarat pengajuan yang umumnya lebih ketat.

Berapa lama proses pembuatan visa Korea Selatan? Umumnya sekitar 5–15 hari kerja untuk proses reguler, tergantung jenis visa dan kelengkapan dokumen. Sebaiknya ajukan minimal 1 bulan sebelum tanggal keberangkatan.

Berapa biaya visa Korea Selatan terbaru? Kisaran mulai Rp856.000 untuk single entry hingga sekitar Rp1.744.000 untuk multiple entry, namun angka ini dapat berubah — konfirmasikan biaya terkini ke KVAC atau agen visa resmi.

Bagaimana cara tahu jenis visa mana yang cocok untuk saya? Sesuaikan dengan tujuan kunjungan, frekuensi perjalanan, dan lama tinggal yang direncanakan. Untuk mengetahui seberapa kuat profil dokumen dan finansial Anda sebelum mengajukan, coba Uji Kelayakan Visa.

Apakah Uji Kelayakan Visa menjamin visa saya pasti disetujui? Tidak. UKV adalah alat bantu asesmen indikatif untuk membantu Anda memahami kesiapan profil sebelum mengajukan, bukan jaminan approval. Keputusan akhir tetap sepenuhnya berada di tangan Kedutaan Korea Selatan.

Kesimpulan

Memilih jenis visa Korea Selatan yang tepat — turis, bisnis, pelajar, kerja, keluarga, atau transit — adalah langkah pertama yang menentukan kelancaran seluruh proses pengajuan Anda. Pastikan dokumen sesuai kategori, biaya dan waktu proses terkini sudah dikonfirmasi, dan kalau Anda mempertimbangkan program bebas visa rombongan, cek dulu apakah perjalanan Anda memenuhi syaratnya.

Kalau Anda masih ragu profil visa Anda cukup kuat, mulai dari Uji Kelayakan Visa WePose untuk melihat gambaran awal, lalu lanjutkan dengan layanan urus visa Korea Selatan WePose untuk pendampingan penuh dari konsultasi hingga visa terbit.